Tuesday, 13 January 2015

Pengertian Dan Komponen VGA Card



A.    Pengertian VGA
VGA Card pertama kali dibuat tahun 1981 oleh IBM dengan nama IBM PC video card. Pada saat itu istilahnya adalah MDA (Monochrome Display Adapter) dan hanya bisa beroperasi untuk text mode dengan ukuran 80 kolom 25 baris (80×25). Mempunyai video memory sebesar 4KB dan hanya mensupport 1 warna saja.
Setelah kemunculan MDA kemudian bermunculan beberapa kartu grafik.
Kesuksesan VGA menarik minat beberapa perusahaan seperti ATI, Cirrs Logic dan S3 untuk mengembangkan teknologi ini dengan meningkatkan kemampuan resolusi dan jumlah warna. Hal ini melahirkan teknologi resolusi standar SVGA (Super VGA) , dengan resolusi 1024×768, 256 warna dan memory 2MB.

Pada tahun 1995 muncul ke pasaran kartu grafis 2D/3D yang dikembangkan oleh Matrox, Creative, S3, ATI dan lain-lain. Kartu grafis ini mengikuti standar SVGA tapi sudah mendukung teknologi 3D.
Pada tahun 1997, 3dfx mengeluarkan Voodoo graphic chip yang lebih kuat dari kartu grafis lainnya pada saat itu, dengan memperkenalkan teknologi 3D effects seperti mip mapping, Z-buffering dan anti-aliasing. Setelah kemunculan Voodoo, kartu grafis 3D lainnya bermunculan seperti Voodoo2 dari 3dfx, TNT dan TNT2 buatan Nvidia.
Bandwidh yang dibutuhkan oleh kartu-kartu grafis ini mendekati limit kapasitas PCI bus pada saat itu. Intel mengembangkan AGP (Accelerated Graphics Port) yang memecahkan permasalahan bottleneck antara microprocessor dan kartu grafis. Dari tahun 1999 sampai 2002, Nvidia menguasai pasaran kartu grafis (mengalahkan 3dfx) dengan produk GeForce-nya.
Sejak tahun 2003, ATI dan Nvidia mendominasi pasaran kartu grafis dengan produk Radeon dan GeForce mereka dengan jumlah hampir 90%.
B.     Jenis-jenis Vga
1.      Kartu VGA ISA adalah jenis kartu VGA yang dimasukkan pada slot ekspansi ISA (Industry Standard Architecture) bus yang masih bersistemkan I/O 8-bit atau 16-bit
2.      Kartu VGA EISA adalah jenis kartu VGA yang dipasang pada slot ekspansi EISA (Extended Industry Standard Architecture) bus yang adalah 32-bit sistem I/O
3.      Kartu VGA PCI adalah jenis kartu VGA yang dipasang pada slot ekspansi PCI (Peripheral Component Interconnect) bus yang adalah 32-bit atau 64-bit sistem I/O
4.      Kartu VGA AGP adalah jenis kartu VGA yang ditancapkan pada slot ekspansi AGP (Accelerated Graphics Port) bus yang adalah 128-bit atau 256-bit sistem I/O
5.      Kartu VGA PCI Express (PCIe) adalah jenis kartu VGA yang dimasukkan pada slot ekspansi PCIe (Peripheral Component Interconnect Express) bus yang adalah berangkaian seri sistem I/O nya dengan kecepatan transfernya adalah mencapai hingga 32 GByte/s
C.     Komponen Vga Card
vga-card-02.jpgKartu grafis yang baru sekarang memiliki prosesor yang dibangun untuk menangani grafis 3D dengan tampilan yang kompleks.

Komponen utama Sebuah kartu video adalah:
1.      Graphical Processing Unit (GPU), jantung dari sebuah kartu grafis, yang bertugas untuk memproses gambar berdasarkan pengkodean yang digunakan. GPU adalah prosesor khusus dengan kemampuan pengolahan gambar yang telah berkembang, terutama untuk grafis 3D. Karena suhu yang tinggi dari prosesor grafis yang bisa mencapai puncak, maka dipasang radiator dan kipas sering di atasnya.

2.      Memori video untuk menyimpan gambar yang diproses oleh GPU sebelum ditampilkan ke monitor. Semakin besar memori video, semakin baik kartu grafis dapat menangani tekstur ketika menampilkan gambar 3D. Frame buffer Istilah yang umum digunakan untuk merujuk ke bagian dari memori video yang menyimpan gambar sebelum mereka akan ditampilkan pada layar. Kartu grafis sangat bergantung pada jenis kartu memori yang digunakan, dan waktu respon mereka sangat penting untuk menampilkan gambar dengan cepat, seperti jumlah memori, yang mempengaruhi jumlah dan resolusi gambar yang dapat disimpan dalam frame buffer.
3.      RAMDAC (random access memory digital-analog converter) digunakan untuk mengkonversi gambar digital yang disimpan dalam frame buffer sebagai sinyal analog untuk mengirim ke monitor. Frekuensi RAMDAC yang menentukan refresh rate (jumlah gambar per detik, dinyatakan dalam Hertz – Hz) yang dimiliki sebuah kartu grafis
4.      Video BIOS berisi pengaturan kartu grafis, dalam mode grafis khusus yang dindukung adaptor.
5.    Antarmuka: Ini adalah jenis bus yang digunakan untuk menghubungkan kartu grafis ke motherboard. Bus AGP yang dirancang khusus untuk menangani data flow tinggi, yang diperlukan ketika menampilkan video atau urutan 3D. Bus PCI Express melakukan kerja yang lebih baik daripada bus AGP yang lama.
6.      Koneksi:
Konektor VGA standar : Kebanyakan kartu grafis yang dibangun dengan 15-pin VGA (Mini Sub-D, dengan 3 baris dari 5 pin masing-masing), biasanya berwarna biru, yang terutama digunakan untuk menghubungkan adaptor ke monitor CRT. Jenis antarmuka ini digunakan untuk mengirim 3 sinyal analog ke layar, sesuai dengan komponen merah, biru, dan hijau lihat gambar diatas.
Konektor DVI (Digital Video Interface), dijumpai di beberapa kartu grafis, digunakan untuk mengirim data digital ke monitor yang memiliki konektor input DVI. Ini merupakan bypasses yang mengkonversi data digital menjadi analog dan kemudian kembali lagi menjadi digital.
Konektor S-Video : Kartu grafis semakin banyak memiliki soket S-Video, sehingga output komputer dapat ditampilkan pada layar televisi. Inilah mengapa sering disebut “TV-out” plug.

Sumber : Http://bangbiw.com/sejarah-singkat-vga-card/#sthash.DpBaHKgQ.dpuf
Wikipedia.id

0 comments:

Post a Comment

◄ Posting Baru Posting Lama ►
 

Copyright © 2016. Educational Top Studies Files - All Rights Reserved B-Seo Versi 5 by Blog Bamz