Wednesday, 24 February 2016

Pengertian Lengkap Preposition

By Ari Kristianto | At 09:19 | Label : | 0 Comments

10.-ind.k.vi_.1.17-penyusunan_rangkuman-19721_200x200Preposition adalah sebuah kata yang menunjukkan hubungan antara satu dengan lain hal, seperti menghubungkan kata benda, kata ganti. preposition juga digunakan untuk menghubungkan frasa dengan kata lain dalam satu kalimat, kata ganti, maupun kata benda. Preposition biasanya terletak di bagian awal atau di depan kata ganti atau kata benda. Preposition bisa digabungkan (berpasangan) dengan frase atau kata, preposition yang demikian disebut sebagai object of preposition (objek preposisi)

B. Memilih preposition yang tepat

Untuk memilih preposisi pastikan Anda memilih preposisi yang tepat. Periksa bahwa itu masuk akal dalam kalimat Anda atau cobalah untuk memikirkan alternatif yang mungkin lebih menarik, tapi masih berarti sama.

Mengapa ini penting? Bagaimana bisa mengetahui preposisi dapat membantu dalam menulis?

Penulis kadang-kadang salah dalam menentukan objek dari preposition untuk subjek kalimat dan kemudian menggunakan kata kerja yang salah.
Untuk menentukan bentuk kata kerja yang benar, penulis harus tahu apa subjek kalimat tersebut.

- Preposition juga dapat membantu penulis menentukan kata-kata untuk memanfaatkan dalam judul karya. Preposisi tidak dikapitalisasi jika mereka jatuh di tengah judul.
"A Rose for Emily"
- Preposition juga dapat membantu penulis tahu di mana untuk menempatkan koma tertentu dalam kalimat. Jika kalimat dimulai dengan frase preposisional, maka koma ditempatkan pada akhir frase:
Pada 1492, Columbus menemukan Amerika.

C. Rules for Prepositions IN, ON, AT, TO

Basic Rules

A. AT a time

B. ON a day

C. IN a month (season, year, decade, century)

D. AT an address

E. ON a street

F. IN an area (neighborhood, town, borough, state, country, continent, ocean, the world, the solar system, the universe)

Ada 3 jenis preposition :

1. Place of Prepositions

2. Time of Prepositions

3. Direction of Prepositions

a. Some prepositions show where something happens. They are called prepositions of place.


- Sanny was sitting under a tree.

- There’s a wooden floor underneath the carpet.

- Some geese flew over their house.

- John and Sarah were hiding inside the wardrobe.

- There was a tree beside the river.

- I have a friend who lives in America.

b. Some prepositions show when something happens. They are called prepositions of time.

Prepositions time: In, On, At, By


• I was born in 1982.


• The wedding will be in April.


• We are in the sixth week of

the semester.


• The party is on Friday.


• Arrive at 3 p.m.

Deadlines: No matter the time frame, use “by” with due dates:

• Your papers are due by 5



- School starts at nine o’clock.

- We’re going to the zoo on Saturday.

- No, you can’t watch a video. It’s past your bedtime already.

- I visited my grandparents during the summer.

- You must finish the work by Friday.

- I’ll do my homework before dinner.

c. Some prepositions show where something is going. They are called prepositions of direction.


- The boys chased after each other.

- The football rolled down the hill.

- A man was walking his dog along the riverbank.

- The freeway goes right through the city.

- We were travelling towards Miami.

Contoh lain:


located at a spesific place

- Clara studied at the library all day.

- I left my homework at home.

- She arrived at the party early.


Located within boundaries


- The fans are in the stadium.

- There are ostriches in that field!

- We live in California.

- We were in the car when it happened.

This also applies to metaphorical boundaries:

- She works in the field of engineering.


Located on a surface (not enclosed):

- I left my homework on the kitchen table.

- Soccer players practice on the field.

(not enclosed)

- Cowboys live out on the range.

Prepositions of Direction: To, Into, Onto To

Moving toward a specific place:

- We are moving to Chicago next month.

- Janice flew from Los Angeles to Mexico City.

- She walks to school.


Moving to the inside of an enclosed space:

“In” and “into” can be used interchangeably with some verbs, and

still keep the meaning of the sentence the same:

- The dog jumped into the pond.

- The dog jumped in the pond.

! Otherwise, “in” and “into” have distinct meanings:

- Rosa poured the water into the cup. (action)

- There is water in the cup. (position)

! She hurried in to buy the milk. (preposition with infinitive)


Moving toward a surface:

! “On” and “onto” can often be used interchangeably and still keep

the meaning of the sentence the same:

- The book fell onto the floor.

- The book fell on the floor.

She tossed the papers onto the coffee table. (action)

- The papers are on the coffee table. (position)

She turned the TV on to watch the show. (prp. w/ infinitive)

Macam-macam preposition

Preposition satu kata









as at



below beneath beside between beyond

but by








from in inside









out outside over






since through throughout



toward under







within without

Preposition dua kata atau lebih

as well as because of

by way of

due to

except for

in addition to

in front of

in place of

in regard to

in spite of instead of

next to

on account of out of

with regard to

D. 20 Special Rules for Prepositions IN, ON, AT, TO

look AT and listen TO

2. TO with verbs of desire, necessity, expectation

love TO, like TO, hate TO, want TO, need TO, have TO, hope TO, expect TO

3. AT night

IN the morning, IN the afternoon, IN the evening

4. ON transportation

ON the bus, ON the train, ON the subway, ON a plane, ON a jet, ON a ship,

ON a bicycle, ON a motorcycle, ON a surfboard, ON a skateboard


IN a car, IN a taxi, IN a small boat, IN an elevator, IN a helicopter

5. AT an intersection (where two streets cross)

AT Broadway and 42nd Street, AT Fifth Avenue and 34th Street

6. ON an island, ON a farm, ON a college campus, ON earth, ON a planet

7. expressions that mean sometimes use different prepositions:

from time TO time, ON occasion, once IN a while

8. IN a park, IN a yard, AT a playground

9. ON anything flat

ON a plate, ON the wall, ON the floor, ON a shelf, ON the blackboard,

ON a table, ON a desk, ON the stove, ON your face, a hat ON your head

10. IN a room or anything smaller

IN the closet, IN a drawer, IN a cup, IN a bowl, IN a glass, IN your

mouth, ideas IN your head, a look IN your eye, a ribbon IN your hair

11. TO when moving from point A TO point B

go TO school, drive TO work, take a trip TO Boston, take your kids TO

school, fly TO London, walk TO the library, bring your dog TO the vet

12. ON a/an [adjective] morning, afternoon, evening, night, day

ON a cold afternoon, ON a sunny morning, ON a rainy evening,

ON a Saturday night, ON a spring day, ON a special night

13. ON vacation, ON the weekend, ON a trip, ON a picnic, ON your break,

ON a leave of absence, ON your lunch hour

14. IN the water swimming (or drowning), ON the water boating

15. AT the beach (the whole place), lie ON the beach (=ON the sand), play IN the sand

16. ON anything like a line

ON the coast, stand ON line, ON the border, ON the side, ON a team/committee

17. ON forms of communication

ON TV, ON the radio, ON the phone, ON the fax machine, ON the computer, ON

a disk, ON a CD, ON a hard drive, ON a channel, ON a screen

18. a report or news article ON the economy (ABOUT the economy)

19. ON time for an event or activity: Come to the meeting ON time. Be in class ON time.

20. IN time (or too late) TO do something: Get to the station IN time TO catch a train.

Friday, 8 January 2016

Pengertian Lengkap Gejala Alam Biotik Dan Abiotik

By Ari Kristianto | At 08:08 | Label : | 0 Comments
Alam (dalam artian luas memiliki makna yang setara dengan dunia alam, dunia fisik, atau dunia materi) mengacu kepada fenomena dunia fisik dan juga kehidupan secara umum. Skala alam terbentang dari sub-atomik sampai kosmik. Studi tentang alam adalah bagian besar dari ilmu pengetahuan. Meskipun manusia adalah bagian dari alam, kegiatan manusia sering dipahami sebagai kategori terpisah dari fenomena alam lainnya

Gejala alam adalah peristiwa non-artifisial dalam pandangan fisika, dan kemudian tak diciptakan oleh manusia, meskipun dapat memengaruhi manusia (mis. bakteri, penuaan, bencana alam). Contoh umum dari fenomena alam termasuk letusan gunung berapi, cuaca, dan pembusukan.

1. Gejala biotik
Objek biotic adalah makhluk hidup yang ada di sekitar kita, meliputi berbagai jenis tumbuhan, hewan, dan mikroorganisme. Gejala alam merupakan keadaan lingkungan di sekitar kita. Gejala alam biotik meliputi hal-hal yang berkaitan dengan makhluk hidup, misalnya metamorfosis serangga, fotosintesis, penyerbukan, pertumbuhan makhluk hidup, dan lain-lain. Gejala alam biotik hanya dimiliki atau dapat dilakukan oleh makhluk hidup. Contoh gejala alam biotik antara lain sebagai berikut:

a. Tumbuh dan berkembang
Semua makhluk hidup menunjukkan gejala pertumbuhan dan perkembangan. Biji jagung yang kamu semaikan di tempat yang sesuai akan berkecambah, lalu seiring dengan waktu akan tumbuh menjadi besar dan berkembang membentuk daun, akar, bunga, dan menghasilkan buah. 

b. Gerak
Semua makhluk hidup menunjukkan kemampuan untuk bergerak. Kebanyakan hewan mampu bergerak dengan aktif. Tumbuhan juga melakukan gerak, meskipun geraknya terbatas. 

c. Bernapas
Makhluk hidup menunjukkan gejala bernapas, yaitu mengambil oksigen dari udara dan melepaskan karbon dioksida. 

d. Bertambah banyak karena mampu berkembang biak 

e. Peka terhadap rangsang 

2. Gejala alam abiotik
Objek abiotik adalah semua benda tak hidup yang ada disekitar kita atau yang ada di dalam lingkungan makhluk hidup. Gejala alam abiotik merupakan suatu keadaan lingkungan di sekitar kita yang ditunjukkan oleh keadaan benda tak hidup. Gejala alam abiotik berkaitan dengan sifat fisik dan kimia di luar makhluk hidup, contohnya hujan, pelapukan, erosi, ledakan, dan sebagainya. Gejala biotik dan abiotik saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan. 

Kejadian yang terjadi pada komponen biotik akan berpengaruh terhadap komponen abiotik, demikian sebaliknya. Contohnya kasus banjir, air sebagai komponen abiotik yang merupakan komponen vital yang dibutuhkan makhluk hidup justru sebagai penyebab banjir. Hal ini dapat terjadi karena kurangnya lahan resapan akibat penggundulan hutan atau penebangan tanaman (komponen biotik), belum lagi kebiasaan buruk manusia terhadap lingkungan yang dapat mengakibatkan banjir. Akibat dari banjir tentu saja merugikan seluruh lapisan masyarakat. 

Fenomena adalah hal yang luar biasa dalam kehidupan di dunia dan dapat terjadi dengan tidak terduga dan tampak mustahil dalam pandangan manusia.

Tuesday, 5 January 2016

Pengertian Lengkap Metode Pemisahan Campuran

By Ari Kristianto | At 07:46 | Label : | 0 Comments
Sebagian besar senyawa kimia ditemukan di alam dalam keadaan yang tidak murni. Biasanya, suatu senyawa kimia berada dalam keadaan tercampur dengan senyawa lain. Untuk beberapa keperluan seperti sintesis senyawa kimia yang memerlukan bahan baku senyawa kimia dalam keadaan murni atau proses produksi suatu senyawa kimia dengan kemurnian tinggi, proses pemisahan perlu dilakukan. 

Metode pemisahan bertujuan untuk mendapatkan zat murni atau beberapa zat murni dari suatu campuran, sering disebut sebagai pemurnian dan juga untuk mengetahui keberadaan suatu zat dalam suatu sampel (analisis laboratorium). 

Berdasarkan tahap proses pemisahan, metode pemisahan dapat dibedakan menjadi dua golongan, yaitu metode pemisahan sederhana dan metode pemisahan kompleks. 

Metode Pemisahan Sederhana
Metode pemisahan sederhana adalah metode yang menggunakan cara satu tahap. Proses ini terbatas untuk memisahkan campuran atau larutan yang relatif sederhana. 

Metode Pemisahan Kompleks
Metode pemisahan kompleks memerlukan beberapa tahapan kerja, diantaranya penambahan bahan tertentu,pengaturan proses mekanik alat, dan reaksi-reaksi kimia yang diperlukan. Metode ini biasanya menggabungkan dua atau lebih metode sederhana. Contohnya, pengolahan bijih dari pertambangan memerlukan proses pemisahan kompleks. 

Keadaan zat yang diinginkan dan dalam keadaan campuran harus diperhatiakn untuk menghindari kesalahan pemilihan metode pemisahan yang akan menimbulkan kerusakan hasil atau melainkan tidak berhasil. Beberapa faktor yang perlu diperhatikan antara lain :

Keadaan zat yang diinginkan terhadap campuran, apakah zat ada di dalam sel makhluk hidup, apakah bahan terikat secara kimia, dan sebagainya.

Kadar zat yang diinginkan terhadap campurannya, apakah kadarnya kecil atau besar.
Sifat khusus dari zat yang diinginkan dan campurannya, misalnya zat tidak tahan panas, mudah menguap, kelarutan terhadap pelarut tertentu, titik didih, dan sebagainya.

Standar kemurnian yang diinginkan. Kemurnian 100% memerlukan tahap yang berbeda dengan 96%. zat pencemar dan campurannya yang mengotori beserta sifatnya. Nilai guna zat yang diinginkan, harga, dan biaya proses pemisahan.

Suatu zat dapat dipisahkan dari campurannya karena mempunyai perbedaan sifat. Hal ini dinamakan dasr pemisahan. Beberapa dasar pemisahan campuran antara lain sebagai berikut : 

1. Ukuran partikel
Bila ukuran partikel zat yang diinginkan berbeda dengan zat yang tidak diinginkan (zat pencmpur) dapat dipisahkan dengan metode filtrasi (penyaringan). jika partikel zat hasil lebih kecil daripada zat pencampurnya, maka dapat dipilih penyring atau media berpori yang sesuai dengan ukuran partikel zat yang diinginkan. Partikel zat hasil akan melewati penyaring dan zat pencampurnya akan terhalang. 

2. Titik didih
Bila antara zat hasil dan zat pencampur memiliki titik didih yang jauh berbeda dapat dipishkan dengan metode destilasi. Apabila titik didih zat hasil lebih rendah daripada zat pencampur, maka bahan dipanaskan antara suhu didih zat hasil dan di bawah suhu didih zat pencampur. Zat hasil akan lebih cepat menguap, sedangkan zat pencampur tetap dalam keadaan cair dan sedikit menguap ketika titik didihnya terlewati. Proses pemisahan dengan dasar perbedaan titik didih ini bila dilakukan dengan kontrol suhu yang ketat akan dapat memisahkan suatu zat dari campuranya dengan baik, karena suhu selalu dikontrol untuk tidak melewati titik didih campuran. 

3. Kelarutan
Suatu zat selalu memiliki spesifikasi kelarutan yang berbeda, artinya suatu zat selalu memiliki spesifikasi kelarutan yang berbeda, artinya suatu zat mungkin larut dalam pelarut A tetapi tidak larut dalam pelarut B, atau sebaliknya. Secara umum pelarut dibagi menjadi dua, yaitu pelarut polar, misalnya air, dan pelarut nonpolar (disebut juga pelarut organik) seperti alkohol, aseton, methanol, petrolium eter, kloroform, dan eter.
Dengan melihat kelarutan suatu zat yang berbeda dengan zat-zat lain dalam campurannya, maka kita dapat memisahkan zat yang diinginkan tersebut dengan menggunakan pelarut tertentu. 

4. Pengendapan
Suatu zat akan memiliki kecepatan mengendap yang berbeda dalam suatu campuran atau larutan tertentu. Zat-zat dengan berat jenis yng lebih besar daripada pelarutnya akan segera mengendap. Jika dalam suatu campuran mengandung satu atau beberapa zat dengan kecepatan pengendapan yang berbeda dan kita hanya menginginkan salah satu zat, maka dapat dipisahkan dengan metode sedimentsi tau sentrifugsi. Namun jika dalm campuran mengandung lebih dari satu zat yang akan kita inginkan, maka digunakan metode presipitasi. Metode presipitasi biasanya dikombinasi dengan metode filtrasi. 

5. Difusi
Dua macm zat berwujud cair atau gas bila dicampur dapat berdifusi (bergerak mengalir dan bercampur) satu sama lain. Gerak partikel dapat dipengaruhi oleh muatan listrik. Listrik yang diatur sedemikian rupa (baik besarnya tegangan maupun kuat arusnya) akan menarik partikel zat hasil ke arah tertentu sehingga diperoleh zat yang murni. Metode pemisahan zat dengan menggunakan bantuan arus listrik disebut elektrodialisis. Selain itu kita mengenal juga istilah elektroforesis, yaitu pemisahan zat berdasarkan banyaknya nukleotida (satuan penyusun DNA) dapat dilakukan dengan elektroforesis menggunakan suatu media agar yang disebut gel agarosa. 

6. Adsorbsi
Adsorbsi merupakan penarikan suatu zat oleh bahan pengadsorbsi secara kuat sehingga menempel pada permukaan dari bahan pengadsorbsi. Penggunaan metode ini diterapkan pada pemurnian air dan kotoran renik atau organisme. 

B. Jenis-jenis Metode Pemisahan

1. Filtrasi
Filtrasi atau penyaringan merupakan metode pemisahan untuk memisahkan zat padat dari cairannya dengan menggunakan alat berpori (penyaring). Dasar pemisahan metode ini adalah perbedaan ukuran partikel antara pelarut dan zat terlarutnya. Penyaring akan menahan zat padat yang mempunyai ukuran partikel lebih besar dari pori saringan dan meneruskan pelarut.

Proses filtrasi yang dilakukan adalah bahan harus dibuat dalam bentuk larutan atau berwujud cair kemudian disaring. Hasil penyaringan disebut filtrat sedangkan sisa yang tertinggal dipenyaring disebut residu. (ampas).
Metode ini dimanfaatkan untuk membersihkan air dari sampah pada pengolahan air, menjernihkan preparat kimia di laboratorium, menghilangkan pirogen (pengotor) pada air suntik injeksi dan obat-obat injeksi, dan membersihkan sirup dari kotoran yang ada pada gula. Penyaringan di laboratorium dapat menggunakan kertas saring dan penyaring buchner. Penyaring buchner adalah penyaring yang terbuat dari bahan kaca yang kuat dilengkapi dengan alat penghisap.

2. Sublimasi
Sublimasi merupakan metode pemisahan campuran dengan menguapkan zat padat tanpa melalui fasa cair terlebih dahulu sehingga kotoran yang tidak menyublim akan tertinggal. bahan-bahan yang menggunakan metode ini adalah bahan yang mudah menyublim, seperti kamfer dan iod. 

3. Kristalisasi
Kristalisasi merupakan metode pemisahan untuk memperoleh zat padat yang terlarut dalam suatu larutan. Dasar metode ini adalah kelarutan bahan dalam suatu pelarut dan perbedaan titik beku. Kristalisasi ada dua cara yaitu kristalisasi penguapan dan kristalisasi pendinginan.

Contoh proses kristalisasi dalam kehidupan sehari-hari adalah pembuatan garam dapur dari air laut. Mula-mula air laut ditampung dalam suatu tambak, kemudian dengan bantuan sinar matahari dibiarkan menguap. Setelah proses penguapan, dihasilkan garam dalam bentuk kasar dan masih bercampur dengan pengotornya, sehingga untuk mendapatkan garam yang bersih diperlukan proses rekristalisasi (pengkristalan kembali)

Contoh lain adalah pembuatan gula putih dari tebu. Batang tebu dihancurkan dan diperas untuk diambil sarinya, kemudian diuapkan dengan penguap hampa udara sehingga air tebu tersebut menjadi kental, lewat jenuh, dan terjadi pengkristalan gula. Kristal ini kemudian dikeringkan sehingga diperoleh gula putih atau gula pasir.

4. Destilasi
Destilasi merupakan metode pemisahan untuk memperoleh suatu bahan yang berwujud cair yang terkotori oleh zat padat atau bahan lain yang mempunyai titik didih yang berbeda. Dasar pemisahan adalah titik didih yang berbeda. Bahan yang dipisahkan dengan metode ini adalah bentuk larutan atau cair, tahan terhadap pemanasan, dan perbedaan titik didihnya tidak terlalu dekat.

Proses pemisahan yang dilakukan adalah bahan campuran dipanaskan pada suhu diantara titik didih bahan yang diinginkan. Pelarut bahan yang diinginkan akan menguap, uap dilewatkan pada tabung pengembun (kondensor). Uap yang mencair ditampung dalam wadah. Bahan hasil pada proses ini disebut destilat, sedangkan sisanya disebut residu.

5. Ekstraksi
Ekstraksi merupakan metode pemisahan dengan melarutkan bahan campuran dalam pelarut yang sesuai. Dasar metode pemisahan ini adalah kelarutan bahan dalam pelarut tertentu.

6. Adsorbsi
Adsorbsi merupakan metode pemisahan untuk membersihkan suatu bahan dari pengotornya dengan cara penarikan bahan pengadsorbsi secara kuat sehingga menempel pada permukaan bahan pengadsorbsi. Penggunaan metode ini dipakai untuk memurnikan air dari kotoran renik atau mikroorganisme, memutihkan gula yang berwarna coklat karena terdapat kotoran. 

7. Kromatografi
Kromatografi adalah cara pemisahan berdasarkan perbedaan kecepatan perambatan pelarut pada suatu lapisan zat tertentu. Dasar pemisahan metode ini adalah kelarutan dalam pelarut tertentu, daya absorbsi oleh bahan penyerap, dan volatilitas (daya penguapan). Contoh proses kromatografi sederhana adalah kromatografi kertas untuk memisahkan tinta. 

Secara mendasar, proses pemisahan dapat diterangkan sebagai proses perpindahan massa. Proses pemisahan sendiri dapat diklasifikasikan menjadi proses pemisahan secara mekanis atau kimiawi. Pemilihan jenis proses pemisahan yang digunakan bergantung pada kondisi yang dihadapi. Pemisahan secara mekanis dilakukan kapanpun memungkinkan karena biaya operasinya lebih murah dari pemisahan secara kimiawi. Untuk campuran yang tidak dapat dipisahkan melalui proses pemisahan mekanis (seperti pemisahan minyak bumi), proses pemisahan kimiawi harus dilakukan

Saturday, 26 December 2015

Pengertian Lengkap Sosial Budaya

By Ari Kristianto | At 12:00 | Label : | 1 Comments
Sosial merupaka aspek-aspek yang berhubungan dengan manusia dan lingkungan sosialnya 

Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sanskerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi, dan akal manusia. Kebudayaan sangat erat hubungannya dengan masyarakat. Melville J. Herskovits dan Bronislaw Malinowski mengemukakan bahwa segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri. Istilah untuk pendapat itu adalah Cultural-Determinism

Sosial Budaya terdiri dari 2 kata, yang pertama definisi sosial, menurut Kamus Umum Bahasa Indonesia milik W.J.S Poerwadarminta, sosial ialah segala sesuatu yang mengenai masyarakat atau kemasyarakatan atau dapat juga berarti suka memperhatikan kepentingan umum (kata sifat). Sedangkan budaya dari kata Sans atau Bodhya yang artinya pikiran dan akal budi. Budaya ialah segala hal yang dibuat oleh manusia berdasarkan pikiran dan akal budinya yang mengandung cinta, rasa dan karsa. Dapat berupa kesenian, pengetahuan, moral, hukum, kepercayaan, adat istiadat ataupun ilmu. 

Maka definisi sosial budaya itu sendiri adalah segala hal yang dicipta oleh manusia dengan pemikiran dan budi nuraninya untuk dan/atau dalam kehidupan bermasyarakat. Atau lebih singkatnya manusia membuat sesuatu berdasar budi dan pikirannya yang diperuntukkan dalam kehidupan bermasyarakat. 

Manusia Sebagai Pencipta dan Pengguna Kebudayaan
Terciptanya sebuah kebudayaan bukan hanya dari buah pikir dan budi manusia, tetapi juga dikarenakan adanya interaksi antara manusia dengan alam sekitarnya. Suatu interaksi dapat berjalan apabila ada lebih dari satu orang yang saling berhubungan atau komunikasi. Dari interaksi itulah terjadi sebuah kebudayaan yang menyangkut lingkungan sekitar dan oleh sebab itu pula kita mempunyai beragam kebudayaan.

Perubahan kebudayaan bisa saja terjadi akibat perubahan sosial dalam masyarakat, begitu pula sebaliknya. Manusia sebagai pencipta kebudayaan dan pengguna kebudayaan, oleh karena itu kebudayaan akan selalu ada jika manusia pun ada. 

Seiring dengan kemajuan teknologi, dan informasi, hubungan, dan saling keterkaitan kebudayaan-kebudayaan di dunia saat ini sangat tinggi. Selain kemajuan teknologi, dan informasi, hal tersebut juga dipengaruhi oleh faktor ekonomi, migrasi, dan agama.
Beberapa kebudayaan di benua Afrika terbentuk melalui penjajahan Eropa, seperti kebudayaan Sub-Sahara. Sementara itu, wilayah Afrika Utara lebih banyak terpengaruh oleh kebudayaan Arab, dan Islam.
Kebudayaan di benua Amerika dipengaruhi oleh suku-suku Asli benua Amerika; orang-orang dari Afrika (terutama di Amerika Serikat), dan para imigran Eropa terutama Spanyol, Inggris, Perancis, Portugis, Jerman, dan Belanda.
Asia memiliki berbagai kebudayaan yang berbeda satu sama lain, meskipun begitu, beberapa dari kebudayaan tersebut memiliki pengaruh yang menonjol terhadap kebudayaan lain, seperti misalnya pengaruh kebudayaan Tiongkok kepada kebudayaan Jepang, Korea, dan Vietnam.
Dalam bidang agama, agama Budha dan Taoisme banyak memengaruhi kebudayaan di Asia Timur. Selain kedua Agama tersebut, norma dan nilai Agama Islam juga turut memengaruhi kebudayaan terutama di wilayah Asia Selatan dan tenggara.
Kebanyakan budaya di Australia masa kini berakar dari kebudayaan Eropa dan Amerika. Kebudayaan Eropa, dan Amerika tersebut kemudian dikembangkan, dan disesuaikan dengan lingkungan benua Australia, serta diintegrasikan dengan kebudayaan penduduk asli benua Australia, Aborigin.
Kebudayaan Eropa banyak terpengaruh oleh kebudayaan negara-negara yang pernah dijajahnya. Kebudayaan ini dikenal juga dengan sebutan "kebudayaan barat". Kebudayaan ini telah diserap oleh banyak kebudayaan, hal ini terbukti dengan banyaknya pengguna bahasa Inggris, dan bahasa Eropa lainnya di seluruh dunia. Selain dipengaruhi oleh kebudayaan negara yang pernah dijajah, kebudayaan ini juga dipengaruhi oleh kebudayaan Yunani kuno, Romawi kuno, dan agama Kristen, meskipun kepercayaan akan agama banyak mengalami kemunduran beberapa tahun ini.
Timur Tengah, dan Afrika Utara
Kebudayaan didaerah Timur Tengah dan Afrika Utara saat ini kebanyakan sangat dipengaruhi oleh nilai, dan norma agama Islam, meskipun tidak hanya agama Islam yang berkembang di daerah ini.

Peran dan Dampak Negatif Sosial Budaya
Kebudayaan pun memiliki peran dalam kehidupan social manusia, diantaranya adalah :
- Sebagai pedoman dalam hubungan antara manusia dengan komunitas atau kelompoknya.
- Sebagai simbol pembeda antara manusia dengan binatang
- Sebagai petunjuk atau tata cara tentang bagaimana manusia harus berperilaku dalam kehidupan sosialnya.
- Sebagai modal dan dasar dalam pembangunan kehidupan manusia.
- Sebagai suatu cirri khas tiap kelompok manusia. 

Tidak berarti pula penciptaan sosial budaya itu kemudian tak memiliki dampak negatif. Bila kebudayaan yang ada kemudian menimbulkan akses negatif bagi kehidupan sosial adalah sesuatu yang perlu dipikirkan ulang, jika ingin menciptakan sebuah budaya. Beberapa dampak negative kebudayaan bagi kehidupan sosial manusia, antara lain: 

- Menimbulkan kerusakan lingkungan dan kelangsungan ekosistem alam
- Mengakibatkan adanya kesenjangan sosial yang kemudian menjadi penyebab munculnya penyakit-penyakit sosial, termasuknya tingginya tingkat kriminalitas
- Mengurangi bahkan dapat menghilangkan ikatan batin dan moral yang biasanya dekat dalam hubungan sosial antar masyarakat.

Friday, 25 December 2015

Pengertian Sumber Daya Alam Asia Tenggara

By Ari Kristianto | At 10:27 | Label : | 1 Comments
Sumber daya alam (biasa disingkat SDA) adalah segala sesuatu yang berasal dari alam yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia 

Sumber daya alam mutlak diperlukan untuk menunjang kebutuhan manusia, tetapi sayangnya keberadaannya tidak tersebar merata dan beberapa negara dan berbagai negara lain memiliki kekayaan alam hayati atau nonhayati yang sangat berlimpah 

Pada umumnya, sumber daya alam berdasarkan sifatnya dapat digolongkan menjadi SDA yang dapat diperbaharui dan SDA tak dapat diperbaharui. SDA yang dapat diperbaharui adalah kekayaan alam yang dapat terus ada selama penggunaannya tidak dieksploitasi berlebihan. Tumbuhan, hewan, mikroorganisme, sinar matahari, angin, dan air adalah beberapa contoh SDA terbaharukan. Walaupun jumlahnya sangat berlimpah di alam, penggunannya harus tetap dibatasi dan dijaga untuk dapat terus berkelanjutan. SDA tak dapat diperbaharui adalah SDA yang jumlahnya terbatas karena penggunaanya lebih cepat daripada proses pembentukannya dan apabila digunakan secara terus-menerus akan habis. Minyak bumi, emas, besi, dan berbagai bahan tambang lainnya pada umumnya 

Setiap wilayah terdapat sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan oleh manusia. Suatu wilayah ada yang kaya (banyak) akan sumber daya alam tetapi ada yang miskin (sedikit) sumber daya alamnya. Sumber daya alamnya dapat digolongkan sebagai berikut ini. 

1. Tanah
Sumber daya tanah di kawasan Asia Tenggara beraneka ragam jenisnya sesuai proses pembentukannya. Berikut ini adalah jenis tanah yang mendominasi kawasan Asia Tenggara. 

a. Tanah Vulkanik
Tanah Vulkanik merupakan jenis tanah hasil proses vulkanisme (gunung berapi). Tanah jenis vulkanik bersifat subur. Karena subur maka sangat baik untuk pertanian. Tanah jenis ini terdapat di Negara Indonesia, Thailand, Malaysia, dan Myanmar. 

b. Tanah Aluvial (Endapan)
Tanah Aluvial (Endapan) merupakan jenis tanah yang dibawa dan diendapkan oleh aliran air sungai. Karena subur tanah aluvial maka sangat baik untuk pertanian. Tanah aluvial terdapat di lembah/tepi aliran sungai dan delta. Di kawasan Asia Tenggara tanah aluvial terdapat di lembah dan delta Sungai Nan, Sungai Mekong, dan Sungai Bengawan Solo. Tanah alluvial, tanah yang sangat subur dan telah diangkut oleh aliran air sungai.Sering mengandung kerikil, pasir dan lumpur.Terdapat di Sungai Nan, Sungai Mekong, dan Bengawan Solo.Tanah vulkanik, tanah yang terbentuk dari aktivitas vulkanik dan bersifatsubur.Terdapat di Indonesia, Thailand, Malaysia, Myanmar. 

2. Hutan/Flora dan Fauna
Kawasan Asia Tenggara sebagian besar beriklim tropis dengan curah hujan yang tinggi. Keadaan ini menumbuhkan hutan tropis yang kaya akan flora dan fauna. Hutan menghasilkan kayu dan rotan yang berguna untuk membuat beraneka macam barang dan bahan bangunan. Semua bagian Asia Tenggara termasuk dalam iklim tropis hangat lembab, dan iklim secara umumdapat dicirikan sebagai musiman. Hewan-hewan Asia Tenggara beragam jenisnya. Contohnyaharimau (di Asia Tenggara terdapat tiga subspesies berbeda), komodo, gajah , banteng,badak, dll. DiIndonesia, terdapat Garis Wallace yang memisahkan spesies Asia, campuran, dan spesies Australasia.Pohon-pohon dan tanaman lainnya di kawasan ini adalah tropis, di beberapa negara di managunung-gunung yang cukup tinggi, iklim-iklim vegetasi dapat ditemukan. Daerah-daerah hutan hujansaat ini banyak yang ditebang, khususnya di Kalimantan. 

3. Perairan
Kecuali Laos, semua negara di kawasan Asia Tenggara memiliki wilayah laut. Laut merupakan sumber daya alam yang penting. Dari laut dapat diperoleh manfaat berikut ini.
- Sebagai sumber bahan pangan berupa ikan dan hasil laut lainnya.
- Sebagai jalur transportasi air.
- Sebagai objek wisata.
- Dari dasar laut sering ditemukan bahan tambang seperti minyak dan gas bumi. 

Air dangkal dari terumbu karang Asia Tenggara memiliki tingkat keanekaragaman hayatitertinggi untuk ekosistem laut di dunia, di mana karang, ikan dan moluska berlimpah.Menurut sebuah survei kelautan menunjukkan bahwa keragaman kehidupan laut di daerahRaja Ampat adalah yang tertinggi tercatat di Bumi. Keanekaragaman ini jauh lebih besardibandingkan daerah lain contohnya dalam Segitiga Karang yang terdiri dari Indonesia,Filipina dan Papua New Guinea . Segitiga Karang merupakan jantung dari keanekaragamanhayati terumbu karang dunia, membuat Raja Ampat sangat mungkin ekosistem terumbukarang terkaya di dunia. Hiu paus, spesies terbesar di dunia ikan dan 6 spesies pawikans jugadapat ditemukan di Laut Cina Selatan dan Samudera Pasifik wilayah Filipina.

4. Tambang
Kecuali Singapura, setiap negara di kawasan Asia Tenggara memiliki hasil tambang. Singapura adalah negara kecil yang tidak memiliki hasil tambang yang berarti. Hasil tambang utama, antara lain minyak dan gas bumi, batu bara, perak, emas,timah, dan berbagai jenis logam lain.

Jalur timah utama ditemukan di sepanjang Semenanjung Malaysia dan sebagianlagi ada di wilayah Indonesia (Bangka Belitung)

Sumber daya alam dan tingkat perekonomian suatu negara memiliki kaitan yang erat, dimana kekayaan sumber daya alam secara teoritis akan menunjang pertumbuhan ekonomi yang pesat. Akan tetapi, pada kenyataannya hal tersebut justru sangat bertentangan karena negara-negara di dunia yang kaya akan sumber daya alamnya seringkali merupakan negara dengan tingkat ekonomi yang rendah
Posting Lama ►

Copyright © 2016. Educational Top Studies Files - All Rights Reserved B-Seo Versi 5 by Blog Bamz