MASIGNCLEAN101

Merumuskan Solusi Masalah (Kewirausahaa)

MERUMUSKAN SOLUSI MASALAH

A.PENGERTIAN MASALAH

Masalah adalah segala sesuatu yang dapat menghambat tercapainya tujuan yang ingin dicapai.Selain pengertian masalah diatas ada juga beberapa pengertian masalah yang lain,diantaranya:

  1. Masalah adalah kesenjangan antara sesuatu yang diinginkan dengan kenyataan.
  2. Masalah adalah tindakan penyimpangan dari norma atau aturan yang berlaku.
  3. Masalah adalah suatu kendala atau hambatan didalam pencapaian tujuan.
  4. Masalah adalah suatu keadaan yang membuat kita ragu-ragu,bingung atau cemas.
  5. Masalah adlah sesuatu yang memerlukan jalan keluar dan perbaikan.
  6. Masalah adalah kesulitan yang menggerakkan orang untuk memecahkannya,masalah harus dirasakan sebagai tantangan atau rintangan yang harus diatasi atau dilalui,masalah harus tampak penting,realistis,dan ada gunanya untuk dipecahkan.

Ciri-ciri masalah secara umum antara lain:

  1. Adanya kesulitan yang harus dipecahkan,
  2. Merupakan tantangan (rintangan) yang harus diatasi atau dilalui,
  3. Memenuhi unsure yang menggerakan untuk membahasnya,
  4. Bersifat penting dan realistis,
  5. Berguna untuk dipecahkan.

Ciri-ciri masalah menurut teori Dewey antara lain:

  1. Merasa bimbang,bingung dan kesulitan,
  2. Merumuskan masalah yang ingin dpecahkan,
  3. Menguji hipotesis dengan mengumpulkan data factual,
  4. Mengembangkan ide untuk memperoleh pemecahan terbaik melalui penalaran,
  5. Mengambil kesimpulan yang didukung oleh fakta-fakta atau bukti-bukti eksperimental yang valid dan menolak kesimpulan ang tidak didukung oleh data yang valid.

Jenis-jenis masalah,yaitu:

  1. Masalah pribadi

Masalah pribadi adalah masalah yang terjadi atau dialami oleh individu yang bersangkutan.

  1. Masalah keluarga

Masalah keluarga adalah masalah yang terjadi dalam lingkungan keluarga di rumah.

  1. Masalah organisasi

Masalah organisasi adalah masalah yang terjadi dalam organisasi tertentu,baik yang bergerak untuk mencari keuntungan (profit) maupun yang tidak mencari keuntungan (non-profit).

  1. Masalah masyarakat

Masalah masyarakat adalah masalah yang terjadi dalam lingkungan masyarakat yang ditimbulkan oleh aktivitas masyarakat itu sendiri.

Permasalahan menurut Alex S.Nitisemito dalam bukunya “Sebab-sebab kegagalan perusahaan” (Ghalia Indonesia 1980) adalah sebagai berikut:

  1. Kurang ulet dan lekas putus asa.
  2. Kurang tekun dan kurang teliti.
  3. Kurang inisiatif dan kreatif.
  4. Tidak jujur dan tidak tepat janji.
  5. Kekeliruan didalam memilih lapangan usaha.
  6. Memulai usaha langsung secara besar-besaran.
  7. Memulai usaha tanpa pengalaman dengan modal hasil pinjaman.
  8. Mengambil kredit tanpa mempertimbangkan masak-masak.
  9. Kurang dapat menyesuaikan dengan selera konsumen atau pembeli.
  10. Pelayanan yang kurang baik.
  11. Banyaknya piutang yang ragu-ragu.
  12. Banyaknya pemborosan dan penyelewengan.
  13. Kekeliruan menghitung harga pokok.
  14. Menyamakan perusahaan sebagai badan social.
  15. Tidak ada pemisahan antara harta pribadi dan harta perusahaan.

B.TEKNIK PEMECAHAN MASALAH

Kriteria dalam memecahkan masalah meliputi:

  1. Pemacahan masalah harus dapat diterapkan dengan baik dan logis.
  2. Persoalan-persoalan tambahan yang timbul dapat diseleaikan dengan baik.

Teknik pemecahnan masalah yang dapat dilakukan antara lain:

a.Masalah Individu

Masalah ini sangat tergantung pada karakteristik individu yang bersangkutan.Langakah- langkah pemecahannya antara lain sebagai berikut:

1)     Berusaha memahami masalah dengan seksama,

2)     Menganalisis masalah dengan cermat,

3)     Mencari data atau fakta maupun informasi yang memperkuat pemacahan masalah,

4)     Berkonsultasi dengan orang atau lembaga yang berkompeten untuk membantu memecahkan masalah,

5)     Mengambil keputusan pemacahan masalah.

b.Masalah kelompok

Masalah kelompok memerlukan metode pemacahan yang melibatkan lebih dari seorang atau pemacahan dalam kelompok,antara lain:

1)      Metode diskusi

Metode ini dipakai untuk memecahkan masalah yang terjadi dalam kelompok dan harus diambil keputusan atau alternative pemecahan maka dapat dipecahkan dengan musyawarah atau jika tidak terjadi kesepakatan,dapat dilakukkan voting.

2)      Metode pengembangan ide

a).Brain storming (curah pendapat)

Merupakan teknik pemecahan masalah secara kelompok dengan memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada anggota kelompok untuk menyampaikan pendapat secara bebas dalam membahas suatu masalah.

b).Brain writing

Merupakan teknik curah pendapat dengan menyampaikan ide/pendapatnya secara tertulis.

c).Synetic

Merupakan teknik pemecahan masalah dengan menekankan aktivitas transformasi permasalahan.

Prosedur pemecahan masalah dengan menggunakan metode ilmiah,yaitu:

  1. Mengenali persoalan secara umum
  2. mengidentifikasi problem-problem utama yang terkait
  3. Menentukan fakta-fakta dan data-data penting yang terhubung dengan masalah
  4. Mencari sebab-sebab problem tersebut
  5. Mempertimbangkan berbagai kemungkinan jalan keluar dari  problem
  6. Memilih jalan keluar yang dapat selesaikan dengan baik
  7. Memeriksa cara penyelesaian msalah (sudah tepat atau belum)

Langkah-langkah pemikiran ilmiah dalam menyelesaikan masalah,yaitu:

  1. Merumuskan tujuan,keinginan dan kebutuhan (induktif/deduktif)
  2. Merumuskan permasalahan yang berhubungan dengan usaha untuk mencapai tujuan
  3. Menghimpun fakta-fakta obyektif yang berkaiatan dengan masalah yang difikirkan
  4. Mengolah fakta-fakta dengan berfikir tertentu (diri dan orang lain)
  5. Memilih alternative yang paling tepat
  6. Menguju alternative dengan mempertimbangkan hokum sebab akibat
  7. Menemukan dan meyakini gagasan
  8. Mencetusan gagasan baik secara lisan maupun tulisan

Langkah-langkah pemecahan masalah,antara lain:

  1. Menyadari dan merumuskan masalah
  2. Mengkaji masalah dan merumuskan masalah
  3. Mengumpulkan data-data
  4. Interprestasi dan vertifikasi data
  5. Pengambilan kesimpulan
  6. Aplikasi kesimpulan

C.ALTERNATIF PEMECAHAN MASALAH

Pengambilan keputusan dalam memecahkan masalah dipengaruhi oleh:

  1. Faktor orang

Artinya dalam pengambilan keputusan perlu dipertimbangkan orang-orang yang merasakan keputusan tersebut.

  1. Faktor psikologis

Dalam mengambil keputusan perlu mempertimbangkan masalah emosional.pikiran,perasaan,kekecewaan maupun pengaruh kekecewaan lainnya.

  1. Faktor sasaran

Dalam pengambilan keputusan harus dapat mendorong kearah tercapainya sasaran/tujuan.

  1. Faktor fisik

Karena membuat keputusan adalah pekerjaan mental,maka harus ditransferkan kea rah tindakan fisik.

  1. Faktor waktu

Dalam pengambilan keputusan harus memperhatikan penggunaan waktu ecara efektif dan efisien untuk menganalisis data-data dan permasalahannya.

  1. Faktor pelakasanaan

Artinya bahwa setiap keputusan akan menimbulkan suatu rangkaian tindakan pelaksanaan.

Dasar dan teknik pengambilan keutusan juga dipengaruhi oleh:

a)      Intuisi (perasaan si pembuat keputusan)

b)      Fakta (dianggap paling baik karena berdasarkan pada kenyataan)

c)      Pengamatan belajar (belajar atau melihat kejadian di masa lalu)

d)     Ketrampilan (dalam hal memimpin diri sendiri)

Ada tiga sifat penting dalam proses pemecahan masalah dan penetuan keputusan,yaitu:

a)      Sistematis,artinya proses tersebut harus teratur menurut pola yang teratur,tersususn rapi,menggunakan metode yang baik dan tidak asal-asalan.

b)      Analisis,artinya setiap data dan fakta diolah,dianalisis dengan cermat dan tepat sesuai dengan jenis permasalahan yang harus dipecahkan.

c)      Rasional (logis),artinya bahwa proses analisis yang sistematis tersebut harus dapat diterima dengan akal pikiran yang sehat.

Untuk melakukan pemilihan,ada 3 langkah yang harus diperhatikan,yaitu:

a)      Memperhitungkan secara cermat mungkin dampak positif dan negative dari alternative,

b)      Memperhatikan seberapa besar kemungkinan dampak tersebut dapat terjadi

c)      Menjadikan tujuan sebagai pedoman

Kondisi yang biasa dihadapi oleh wirausahawan dalam mengambil solusi masalah ialah:

a)      Kondisi kepastian sepenuhnya

b)      Kondisi ketidakpastian sepenuhnya

c)      Kondisi resiko

Dua perangkat yang populer digunakan dalam mengambil keputusan adalah:

1. Teori probabilitas

Rumus :EV=I X P

EV      : Expected Valuer (nilai yang diharapkan)

I          : pendapatan yang dihasilkan

P         :Besarnya kemungkinan untuk memperoleh pendapatan tersebut

2. Pohon keputusan

Pohon keputusan merupakan bagan dari tiap-tiap keputusan yang diambil oleh wirausahawan yang mana akan melahirkan sebuah kondisi dimana wirausahawan harus  mengambil keputusan lagi

Read Other

Share This :
Ari Kristianto